Pengertian Psikologi Konseling
Photo by rawpixel on Unsplash

Apa Sih Pengertian Psikologi Konseling Itu?

Posted on 11 views

Pengertian Psikologi Konseling (Red). Hai teman-teman, pada artikel kali ini saya akan menjelaskan tentang ilmu-ilmu psikologi untuk tema kali ini saya akan menjelaskan tentang psikologi Konseling.

Bagi kalian yang belum mengetahuinya, kalian bisa membaca artikel ini untuk menambah pengetahuan kalian tentang ilmu-ilmu psikologi.

Konseling memiliki artian yang luas dan dikenal sebagai bentuk konsultasi secara umum. Konseling digunakan oleh banyak bidang profesi untuk melakukan proses konsultasi.

Dalam psikologi, konseling merupakan proses interaksi atau komunikasi oleh seorang psikolog pada kliennya untuk membantu mengklarifikasi dan menyelesaikan masalah klien. Proses konseling sendiri dilakukan bisa lebih dari dua orang.

Psikolog konseling ini biasanya adalah pendengar yang sangat baik karena mereka lebih banyak mendengar dibandingkan berbicara panjang lebar.

Mereka menjadi pendengar yang baik sekaligus manjadi orang yang memberikan solusi terbaik, karena mereka mendengarkan masalah dengan detail sambil menganalisis dan mencari tahu bagaimana penyelesaiannya.

Jika mereka sudah mengetahui bagaimana penyelesaiannya mereka akan langsung memberitahukannya kepada pasien mereka. Mereka menyampaikannya langsung pada intinya tanpa berputar-putar atau basa-basi dulu.

Pada dasarnya, kegiatan konseling ini memberikan dukungan bagi klien untuk permasalahan atau keluhan yang sedang dialami saat ini untuk dicari jalan keluarnya.

Dukungan yang diberikan bersifat objektif dan memberikan pandangan – pandangan baru bagi klien sehingga bisa berfikir lebih luas lagi dan memungkinkan juga pada perubahan perilaku setelah menerima konseling.

Konseling dilakukan oleh dua pihak atau lebih dengan pikiran terbuka dan adanya kemauan untuk berubah. Untuk mengenal lebih lanjut tentang psikologi konseling, berikut penjabarannya (pengertian psikologi konseling).

Pengertian Psikologi konseling merupakan kegiatan antara dua pihak yaitu konselor yang merupakan psikolog dan seorang klien dan berlangsung untuk menyelesaikan akar permasalahan.

Permasalahan yang biasa dialamai atau dikeluhkan dalam proses konseling ini adalah masalah mengenai suatu hubungan antara dua individu atau lebih yang memberikan dampak depresif atau tekanan pada individu.

Kegiatan konseling ini banyak ditemui disekolah-sekolah, kenapa disekolah ada guru bimbangan konseling? Itu dikarenakan kemungkinan besar banyak siswa yang mempunyai masalah kemudian dipendam sendiri tanpa menceritakannya ke orang lain.

Konseling yang ada disekolah bertujuan untuk membuat anak yang yang mempunyai masalah menceritakan masalahnya kepada guru bimbingan konselingnya agar mereka dapat bersama-sama memikirkan solusi yang baik untuk jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Dari dua kata yang ada yaitu psikologi dan konseling, masing masing memiliki pengertiannya sendiri. Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang jiwa atau ilmu jiwa.

Selain ilmu tentang jiwa, bidang keilmuan ini juga memperhatikan tentang perubahan tingkah laku manusia.

Sedangkan konseling merupakan proses pemberian informasi, penerangan, nasihat kepada orang lain. Dalam buku yang ditulis oleh Baruth dan Robinson ‘An Introduction to The Counseling Profession’ menuliskan bahwa konseling merupakan kegiatan dimana beberapa orang berkumpul untuk mendapatkan pengertian atau pemahanan dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Konseling sendiri berasal dari kata ‘counselium’ yang memiliki arti ‘bersama’ atau ‘berbicara bersama’.

Pngertian Psikologi konseling bisa disiimpulkan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seorang konselor dengan kliennya untuk menggali tentang persepsi, perasaan, pemikiran, pengalaman, dan lainnya untuk mempelajari dan menyelesaikan masalah klien yang sedang dihadapi. (pengertian psikologi konseling)

Adakalanya, seorang individu mengalami masalah yang cukup berat bagi dirinya sampai sampai dia tidak tahu harus bagaimana lagi. Kondisi seperti ini bisa memicu pada kondisi depresif yang akan semakin berat apabila tidak segera diselesaikan. Disinilah peran psikologi konseling untuk membantu individu dalam kondisi tersebut.

Peranan psikologi konseling terkait pada keilmuan psikologi dimana menggabungkan antara jiwa dan perilaku manusia.

Konseling dalam psikologi diharapkan mampu membantu individu yang bermasalah sehingga melegakan jiwanya dan juga membantu mengambil suatu keputusan atau perilaku sebagai proses penyelesaian masalahnya. Steffler dan Grant menyusun peran konseling sebagai berikut menurutnya terdapat empat hal sebagai berikut :

  1. Konseling sebagai Proses

Konseling tidak bisa dilakukan hanya sekali dan dalam pertemuan singkat. Konseling merupakan kegiatan yang membutuhkan proses dan keberlanjutan sampai masalah teratasi dengan baik.

Konseling mungkin membutuhkan beberapa kali pertemuan dan bisa dengan tahap atau proses yang sama, atau berbeda tergantung tingkat pemahaman klien dalam proses penyelesaian masalahnya.

  1. Konseling sebagai Hubungan Spesifik

Hubungan yang spesifik perlu dibangun dalam proses konseling agar tujuan yang diinginkan bisa tercapai dengan mudah. Hubungan spesifik itu berupa pemikiran terbuka, penghargaan positif, pengertian, rasa saling percaya dan empati.

Hubungan spesifik ini mendasari awal konseling antara konselor dan klien agar komunikasi dan pertukaran informasi saat konseling bisa lebih mudah.

  1. Konseling untuk Membantu Klien

Konseling bersifat membantu menyelesaikan msalah klien dengan membuka pikiran klien lebih luas lagi dan memberikan dorongan positif rasa percaya diri pada klien untuk bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik.

Konseling juga berusaha membantu klien menemukan alternatiif- alternatif solusi dari berbagai sudut pandang dengan keuntungan dan kerugiiannya, sehingga klien bisa lebih selektif dan mampu menimbang mana yang lebih baik untuk dirinya dan masalahnya.

  1. Konseling untuk Mencapai Tujuan Hidup

Konseling memberikan masukan atau pendapat pada klien terkait masalahnya atau adanya perilaku maladaptif yang kemudian diberikan pemahaman untuk perubahan perilaku ke adaptif. Dengan begitu, klien  memiliki fokus tujuan hidup yang lebih baik dengan aktualisasi diri yang lebih baik.

Baca Juga…

Pengertian Psikologi Pendidikan

Pengertian Psikologi Sosial

Manfaat Konseling Untuk Kesehatan Jiwa

Konseling psikologi memiliki beberapa kajian manfaat yang terdiri dari memandu, menyembuhkan, memfasilitasi, memodifikasi, merekonstruksi, mengembangkan, mengkomunikasikan, dan mengorganisasi, sebagai berikut :

  1. Memandu / guiding

Konselor harus bersifat netral dan tidak memaksakan pemikiran subjektifnya terhadap kondisi klien. Memandu / guiding dilakukan dengan tanpa paksaan yang berarti mengabaikan perasaan dan pikiran klien atau terlalu mengendalikan pandangan klien.

Konselor lebih pada memberikan gambaran refleksi diri klien terkait permasalahan dan memandu menyelesaikan masalah dalam diri seseorang atau terdapat potensial ada dalam diri seseorang.

  1. Menyembuhkan / healing

Konseling juga merupakan proses menyembuhkan yang berakar pada sejarah psikoterapi yang melibatkan ilmiah dan spiritual.

Konsep dasar tersebut berasal dari masyarakat bahwa keyakinan spiritual dan juga bentuk penemuan atau eksperimen ilmiah juga mampu mempengaruhi psikologi manusia sebagai terapi.

  1. Memfasilitasi / fasilitating

Memfasilitasi disini berarti konselor berperan sebagai fasilitator. Fasilitator tidak diperkenankan mencampuri pengalaman – pengalaman klien atau mengganggu kepribadian atau karakter klien.

Memfasilitasi berarti mempercayai individu untuk mampu mengarahkan dirinya sendiri. Memfasilitasi juga bisa dilakukan dengan memberikan dukungan, semangat, dan mendorong klien untuk melakukan sesuatu positif untuk dirinya sendiri.

  1. Memodifikasi / modifying

Memodifikasi diartikan juga melakukan perubahan terhadap perilaku suatu individu. Perilaku yang tidak sesuai akan dirubah menjadi yang lebih baik dengan pendekatan yang mengutamakan pemahaman dan untuk tujuan penyelesaian masalah.

Modifikasi perilaku harus diawali dengan kebersediaan, keterbukaan, dan pemahaman yang cukup tentang apa yang harus dirubah, kenapa, dan bagaimana perubahan yang akan dicapai.

  1. Merekonstruksi /reconstructing

Rekonstruksi berhubungan dengan metode behavioral kognitif. Psikologi menggunakan kognitif seseorang untuk diarahkan kepada interpretasi baru terhadap makna persepsi, motivasi, dan belajar.

Psikologi perkembangan memperluas minat kepada psikologi kognitif terhadap moral serta kognisi sosial. Rekonstruksi kognitif dengan psikologi kepribadian mengkonseptualisasikan kepribadian, menekankan peran mediasi pusat terhadap pengalaman manusia.

Pengertian Psikologi Konseling

  1. Pengembangan /developing

Psikologi konseling memperhatikan perkembangan manusia. Perkembangan manusia berkembang dari waktu ke waktu dan dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal serta perubahan struktural lainnya.

Perspektif perkembangan yaitu diartikan bahwa manusia akan tumbuh efektif melalui interaksi yang sehat dengan lingkungannya.

  1. Mempengaruhi /influencing

Mempengaruhi merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain tentang sikap, perilaku, maupun perasaan. Proses konseling ini bisa diartikan sebagai pengaruh sosial.

Konselor akan menawarkan cara mengontrol perilaku yang jelek di masa lalu untuk dirubah atau dikontrol menjadi lebih efektif. Konselor tidak membatasi klien terhadap perilaku yang tidak muncul sebelumnya. Proses psikologi konseling ini akan mempengaruhi perilaku seseorang nantinya untuk kembali menjadi pengaruh sosial.

  1. Mengkomunikasikan /communicating

Komunikasi dilakukan untuk melibatkan diri dalam interaksi untuk mengidentifikasi perspektif. Komunikasi digunakan juga untuk mengklarifikasi, memahami klien terhadap masalahnya.

Komunikasi sendiri memiliki banyak tipe tergantung pada konteksnya. Komunikasi yang baik menjadi dasar dari setiap interaksi yang baik untuk sebuah tujuan bersama.Komunikasi yang baik antara konsulen dan klien perlu disertai dengan keterbukaan akan masukan dan saling mendengar dengan baik.

  1. Mengorganisasi / organizing (pengertian psikologi konseling)

Mengorganisasi membantu klien dalam mengambil keputusan, membuat tindakan, bertanggungjawab terhadap keputusannya, sehingga mampu merubah apa yang seharusnya dirubah.

Relasi dengan lingkungan eksternal merupakan sesuatu yang bisa dirubah dengan mengorganisir perubahan perubahan seperti apa yang diinginkan dan juga caranya.

Nah sekian nih yang bisa saya sampaikan pada artikel kali ini tentang Pengertian Psikologi Konseling, saya harap artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

Leave a Reply