Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya
Photo by rawpixel on Unsplash

Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Posted on 23 views

Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya (Red). Halo teman-teman semua, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang sakit jantung.

Mendengar kata jantung pasti tidak asing lagi bukan di telinga dan pikiran kalian? Tentu saja dikarenakan jantung adalah pusat kehidupan bagi manusia, jika jantung tidak berdetak lagi maka manusia akan meninggal.

Setiap organ tubuh pasti memiliki nama penyakitnya masing-masing bukan? Sama seperti sakit jantung ini, mendengar sakit jantung ini apakah kalian merasa seram atau takut? Jantung itukan pusat dari kehidupan manusia, jika ada yang memiliki sakit jantung bagaimana jadinya?

Sakit jantung ini biasa disebut kebanyakan orang dengan serangan jantung. Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah yang kaya akan oksigen tiba-tiba terhambat ke otot jantung, sehingga jantung tidak mendapat oksigen.

Jika aliran darah tidak dipulihkan dengan cepat, bagian dari otot jantung akan mulai mati. Kondisi ini, juga disebut dengan infark miokard, adalah kejadian gawat darurat yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secepatnya.

Serangan jantung ini sangat umum terjadi dan menjadi salah satu dari banyak penyebab kematian bagi pria maupun wanita. Wanita di atas usia 55 dan pria di atas usia 45 tahun lebih berisiko terkena serangan jantung.

Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Gejala serangan jantung cukup bisa dirasakan. Rasa sakit juga dapat terjadi di rahang, pundak atau lengan (terutama lengan sebelah kiri). Rasa nyeri sering kali digambarkan seperti diremas, berat, atau tertekan. Gejala lain yang termasuk :

1. Nafas Pendek
Gejala umum ini bisa dirasakan secara umum, jika orang normal bernapas dengan biasa saja, orang yang terkena serangan jantung nafasnya akan lebih pendek daripada orang normal pada umumnya.

2. Berkeringat
Orang yang akan terkena serangan jantung mudah berkeringat bahkan terus menerus berkeringat.

3. Tekanan jantung yang tidak beraturan
Tekanan jantung pada gejala serangan jantung akan melambat bahkan bisa menjadi kencang dan tidak stabil yang memungkinkan terkenanya serangan jantung secara mendadak.

4. Mual
Merasakan rasa mual yang amat mengganggu, dan juga sewaktu-waktu bisa merasakan ingin muntah.

5. Gangguan Pencernaan
Pada gejala ini kalian akan merasakan gangguan percernaan seperti ingin buang air terus menerus dan merasakan sakit perut dan pada gangguan percernaan ini bisa ber barengan dengan berkeringat yang berlebihan.

Wanita dan penderita diabetes mungkin mempunyai gejala yang berbeda dibandingkan pria, seperti napas pendek yang tidak disertai rasa nyeri.

Mungkin masih ada beberapa tanda atau gejala yang tidak saya ketahui selain gejala-gejala yang saya sebutkan itu. Jika kalian memiliki kekhawatiran terhadap gejala-gejala tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui lebih jelas apakah kalian terkena sakit jantung atau tidak.

Sakit jantung ini dapat disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Kondisi ini muncul ketika zat lilin yang disebut plak menumpuk di dalam arteri koroner.

Baca juga…

Cara Ampuh Mengobati Diare

Cara Ampuh Mengatasi Insomnia

Arteri inilah yang menyalurkan darah yang kaya akan oksigen ke jantung. Saat plak menumpuk di dalam arteri selama bertahun-tahun, kondisi ini disebut juga dengan aterosklerosis.

Pada akhirnya, area plak itu sendiri dapat pecah ( terbuka ) di dalam arteri dan menyebabkan terbentuknya gumpalan darah pada permukaan plak.

Penyebab lain dari terjadinya sakit jantung adalah spasme hebat (penyempitan) pada arteri koroner yang memotong aliran darah. Spasme dapat terjadi di arteri koroner yang tidak terpengaruh oleh aterosklerosis.

Kondisi ini biasanya terjadi karena penggunaan rokok atau obat-obatan terlarang seperti kokain. Selain itu, serangan jantung dapat juga terjadi karena adanya robekan di arteri jantung ( pemotongan arteri koroner secara spontan ).

Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya. Serangan jantung adalah kondisi yang dapat terjadi pada siapa saja. Faktor tertentu dapat menaikkan risiko pengembangan sel penyebab serangan jantung.

• Pria yang berusia 45 tahun ke atas dan wanita yang berusia 55 tahun ke atas lebih berisiko terkena serangan jantung dibandingkan usia yang lebih muda.
• Merokok
• Tekanan darah tinggi
• Kadar kolestrol atau trigliserida yang tinggi
• Faktor keturunan. Risiko lebih tinggi jika ayah atau saudara kandung laki-laki Anda didiagnosa dengan penyakit jantung sebelum berusia 55 tahun, atau jika ibu atau saudara kandung perempuan Anda didiagnosa dengan penyakit jantung sebelum berusia 65 tahun.
• Kurang beraktivitas
• Obesitas
• Stress berat

Adapun cara mencegah peyakit jantung adalah:

• Hubungi gawat darurat dan pergi ke rumah sakit secepatnya jika Anda mendapati gejala-gejala serangan jantung.
• Kendalikan tekanan darah dan kolesterol Anda
• Berhentilah merokok
• Medical check-up secara rutin
• Konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter
• Diet sehat untuk jantung seperti mengurangi garam dan menghindari makanan dengan kolesterol tinggi
• Kontrol gula darah
• Kelola stress
• Hindari minum minuman beralkohol secara berlebihan
• Jaga berat badan yang sehat
• Olahraga secara rutin, sesuai izin dan saran dari dokter

Nah, bagaimana pendapat kalian tentang artikel Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya ini? Ada pepatah yang mengatakan LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian semua dan akhir kata, sampai jumpai di artikel selanjutnya ya 🙂

One thought on “Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Leave a Reply